MOCHSETIAN OSLA NOOR

𝐁𝐚𝐰𝐚𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡 𝐤𝐢𝐬𝐚𝐡-𝐤𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐧𝐚𝐫𝐢𝐤 𝐭𝐞𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐫𝐢𝐦𝐮 𝐝𝐚𝐧 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐝𝐢 𝐬𝐞𝐤𝐢𝐭𝐚𝐫𝐦𝐮.”

Profil

  • Nama Lengkap : Mochsetian Osla Noor

  • Nama Panggilan : Tian

  • Nama Pena : Osla

  • Tempat Lahir : Padang, Indonesia

  • Tanggal Lahir : 20 Oktober 2005

  • Zodiac : Libra

  • Golongan Darah : AB (-)

  • Tinggi Badan : 189cm

  • Berat Badan : 78kg

  • Kepercayaan : Islam

  • Alamat : Jalan Alpukat II No. 35 Jakarta Barat

  • Status : Mahasiswa Sastra Indonesia

  • Pekerjaan Sampingan : Penulis Sajak dan Prosa

  • Nama Blog Menulis : Mesin Tik Osla

  • Nama Toko Daging : Eat D' Meat

  • Alamat Toko Daging : Jl. S Parman Kav. 10 Jakarta Barat

Latar Belakang

2005-2020Lahir, tumbuh dan besar di ranah Minang yang kental akan budaya matrilineal, membuat Tian memiliki sudut pandang bahwa perempuan itu adalah penguasa. Baik di lingkungan rumah, mau pun di lingkungan sekolah, Tian terbiasa dengan teman-teman perempuan yang pada umumnya senang mendominasi situasi.Tak sekali dua kali ketua kelasnya adalah teman perempuan. Begitu pun dengan ketua osis di SMP-nya, lagi-lagi perempuan. Sementara ia dan teman-teman laki-lakinya, biasanya hanya bisa pasrah menerima keadaan bahwa mereka, para lelaki, sering dianggap bodoh, dianggap tak berguna, dan tak bisa bermimpi tentang masa depan.Kecondongan budaya Minang yang menomorsatukan perempuan sedikit banyak memengaruhi karakter Tian kecil yang beranjak remaja.Dari yang mulanya Tian menemukan kejanggalan pada wanita yang tampak 'lebih berkuasa' dari pada pria, lama-kelamaan ia telah berdamai dengan kenyataan itu dan justru mulai menyukai perempuan yang senang mendominasi keadaan.2020-2023Tian adalah bungsu dari tiga bersaudara. Ia memiliki satu kakak perempuan tertua, dan satu kakak laki-laki yang keduanya sudah bekerja di Jakarta. Sementara Tian sendiri baru menyusul kedua kakaknya ke Jakarta dimulai pada bulan Juni 2020, dan menetap di Jakarta hingga saat ini.Alasan Tian pindah ke Jakarta? Selesai menamatkan pendidikan menengah pertama, Tian mendapat satu garis takdir baru yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ia tiba-tiba harus pindah dari Kota Padang ke Kota Jakarta, untuk melanjutkan pendidikan menengah atasnya.Hal ini terjadi karena usul kakak pertama Tian, Naybila, yang merupakan perempuan dominant lainnya selain ibu mereka di dalam rumah itu. Ia mengusulkan, bahwa Tian harus melanjutkan sekolah di Jakarta agar memiliki kemungkinan lebih banyak untuk memasuki universitas yang diinginkan. Mendapati usul demikian, Tian hanya bisa pasrah menerima semuanya.Terlebih lagi Tian memiliki seorang ibu yang terbiasa mendominasi segala keputusan di rumah. Maka ayah Tian yang sudah memasuki masa pensiunnya sejak Maret 2020 lalu semakin sering mengalah pada sang ibu, dan membiarkannya menjadi penentu keputusan dalam kelanjutan jenjang pendidikan Tian.Meski pada awalnya Tian sedikit tak siap jika harus menjalani masa SMA di Jakarta, namun ternyata ada satu sosok yang membuat masa SMA-nya jadi jauh lebih baik.Ada satu sosok, yang selama tiga tahun tegak bersedia menemaninya dalam situasi apa pun, tanpa sekali pun meninggalkannya. Alasan Tian bertemu dengan orang ini? Inilah yang akan kita kuak bersama dalam kisah si bujang, nanti.2023-2025Berhasil menjadi mahasiswa salah satu universitas negeri di Jakarta membuat Tian sedikit banyak telah mendapatkan kepercayaan dirinya sendiri, bahwa sebagai laki-laki ia tidak bodoh, bahwa ia berguna dan bisa memiliki masa depan.Tian memulai keisengan kecil yang lama-lama menjadi pekerjaan sampingannya, yaitu menjadi seorang penulis cerita dan sajak.Sebab pemalu, tak ingin identitasnya sebagai penulis diketahui orang-orang, Tian pun menggunakan nama pena Osla yang mana bagian dari nama lengkapnya juga. Osla memiliki sebuah blog pribadi yang bisa orang-orang kunjungi secara berbayar maupun gratis. Itu semua tergantung postingan mana yang Tian kehendaki.Nama blog pribadi milik Tian tempat ia memposting tulisan-tulisan kecilnya adalah : Mesin Tik Osla.2025-SekarangPada awal tahun 2025, kedua orang tua Tian yakni Dedi dan Andam memutuskan untuk melebarkan sayap usaha mereka hingga ke Kota Jakarta. Sebagai pemilik toko daging yang cukup besar dan sukses di Kota Padang, Andam yang berprofesi sebagai seorang kritikus makanan menurunkan bakat mencicipi serta memasaknya kepada ketiga anaknya, tak terkecuali Tian.Awalnya, kesenangan Tian terhadap memasak hanya untuk dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Tetapi sejak sang ibu dan sang kakak sering mencicipi makanan buatan Tian, mereka pun terus mendorong Tian untuk mengikuti kontes ELITE 10, yaitu sebuah kontes bergengsi yang memilih dan menentukan sepuluh muda-mudi terbaik dalam hal memasak.Untuk menjadi salah satu bagian dari ELITE 10 ini pun tidak mudah. Meski ada ribuan pesaing yang mengikuti kontes ini di awal tahun, tetapi pada akhirnya, Tian berhasil mengamankan satu posisi untuk dirinya sendiri dari sepuluh 'kursi' yang tersedia di sana.***

Orang Di Sekitar Tian

Nama : Anandimar Lintang
Hubungan : Pacar Tian
Status : Hidup, dimainkan oleh @buttercolds

Nama : Iskandar Dedi Noor
Hubungan : Ayah Tian
Status : Hidup, (NPC)

Nama : Andam Dewi Syam
Hubungan : Ibu Tian
Status : Hidup, (NPC)

Nama : Naybila Feirin Noor
Hubungan : Kakak Perempuan Tian
Status : Hidup, (NPC)

Nama : Kinan Galapati Noor
Hubungan : Kakak Laki-laki Tian
Status : Hidup, (NPC)

Nama : Satria Johan Oddy
Hubungan : Sahabat Tian Sejak SMA
Status : Hidup, (NPC)

Nama : Zaira Ive
Hubungan : Teman SMA, Ex-Crush.
Status : Hidup, (NPC)

Nama : Atharya Ganeswara
Hubungan : Teman Basket Tian
Status : Hidup, (NPC)
***

Kepribadian Tian

Pribadi 3P. Penyimak, pemikir, dan pengamat. Pasif pada hal-hal yang membutuhkan seni bersosialisasi, namun senang berbicara dari hati ke hati. Pemuda yang lembut, yang hatinya gampang tersentuh akan hal-hal manis dan lucu. Senang makan sendirian, apalagi sendirian di tengah keramaian. Sering pesimis akan masa depan dan kehidupan percintaan. Namun diam-diam masih senang berimajinasi dalam mendambakan sosok pujaan hati.